Rabu, 27 Maret 2019

PANDAWA

Sejarah Pantai Pandawa Bali

Sejarah Pantai Pandawa Bali

Di dalam Epos Mahabharata, diceritakan kehidupan Sang Panca Pandawa yang dikurung di dalam Goa Gala-Gala. Sampai akhirnya keluarga Pandawa membuat sebuah terowongan yang memungkinkan keluarga Pandawa bisa menyelamatkan diri. Setelah berhasil menyelamatkan diri, Panca Pandawa yang terdiri dari Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa membuka suatu kawasan hutan belantara yang sangat angker sebagai daerah kekuasaan, berkat kerja keras dan dukungan dari seluruh pengikutnya, Panca Pandawa dapat membangun kerajaan Amertha yang dipimpin oleh Raja Yudhistira.

Pada tanggal 27 Desember 2012, Pantai ini ditetapkan menjadi Pantai Pandawa, sebelumnya dikenal sebagai Pantai Melasti. Pada tanggal itu pula diselenggarakan Pandawa Beach Festival yang pertama. Diambil nama Pantai Pandawa karena ada kemiripan cerita yang ditulis dalam epos Maha Bharata dengan fakta perjalanan nasib masyarakat Desa Kutuh, sehingga masyarakat sepakat memberi  nama Pantai MELASTI (secret beach) dengan sebutan Pantai Pandawa agar cerita keduanya bisa selalu dikenang sepanjang masa.

Aktivitas di Pantai Pandawa
Sebelum akhirnya bisa menikmati keseruan Pantai Pandawa, ada tiket masuk yang harus dibayar, hanya Rp 5.000,- saja per orang, dan Rp 5.000 lagi untuk kendaraan beroda empat.
Membawa sanak keluarga atau rekan tentu lebih asyik. Jangan khawatir, banyak tempat-tempat makan yang menjual berbagai makaman lokal, seperti nasi goreng, mie goreng dan hidangan laut bakar. Ada pula beberapa café yang menjyediakan menu makanan barat. Ada pula kursi untuk berjemur berserta payung yang dapat anda sewa dengan harga Rp 50.000,- tanpa batas waktu penggunaan.

Jasa pijat refleksi pun tersedia, cukup merogoh kocek sebesar Rp 40.000 - Rp 100.000, kenyamanan sudah bisa kita dapatkan.
Pantai ini cukup ramah, ombaknya tenang, selain berenang, di pantai ini juga tersedia jasa sewa kano untuk rekreasi air. Untuk penyewaan 1 kano akan dikenakan biaya Rp 50.000/jam, tapi tim kami mendapat tawaran harga tersebut untuk sewa dua kano, satu kano bisa dinaiki 2 orang. Jangan  khawatir tenggelam, harga itu termasuk sewa pelampung. Jika anda tidak ingin menyewa kano tapi ingin menyewa jaket pelampung, biaya sewanya Rp 20.000,-/jam.

Jadi, kalau mencari pilihan lokasi liburan yang cocok untuk keluarga, Pantai ini memang jawabannya. Berminat mengunjungi?

Bahaya bermain handphone


Dampak Negatif Handphone Perlu Anda Ketahui



Seiring berjalannya waktu, informasi merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi setiap harinya. Kebutuhan akan informasi yang ditunjang dengan majunya teknologi yang tercipta seakan mempermudah hal-hal yang biasa Anda lakukan. Munculnya ponsel di peradaban informasi dan komunikasi yang terus berkembang memicu banyak dampak yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi yang maju pesat. Berikut ini merupakan dampak negatif handphone 

1. Tumbuhnya sel kanker
Kerap kali meletakkan ponsel di sekitar Anda, dapat memicu tumbuhnya sel kanker dalam tubuh. Pancaran radiasi dari ponsel yang ada di sekitar Anda akan meningkatkan resiko tumbuhnya sel hingga jaringan abnormal dalam tubuh Anda. Mulai dari kanker kulit, hingga kanker pada anggota tubuh Anda lainnya yang biasa terpapar radiasi dari ponsel Anda. Hentikan kebiasaan mengantongi handphone selama berjam-jam dalam keadaan menyala, menelepon tanpa media headset, dan letakanlah ponsel Anda jauh dari tempat tidur.

2. Kurangnya waktu beristirahat
Kurangnya waktu beristirahan merupakan salah satu dampak negatif penggunaan ponsel bagi kehidupan Anda sehari-hari. Memainkan ponsel terlalu lama akan membuat Anda lupa waktu dan mengorbankan waktu istirahat Anda tentunya. Hal ini kerap kali dialami oleh Anda yang sedang melakukan pendekatan dengan orang yang Anda sukai. Boleh saja memainkan ponsel untuk mengetahui kegiatan apa yang sedang si dia lakukan, namun ingat waktu istirahat Anda ya!

3. Memicu stress
Anda suka berkirim pesan singkat atau SMS? Terlalu lama menunggu balasan dari pesan yang Anda kirimkan dapat memicu stress. Anda akan cenderung bersikap agresif, mudah marah, dan terus-menerus melihat ke ponsel Anda. Akbatnya Anda akan kesulitan fokus untuk menyesaikan suatu pekerjaan atau berbicara dengan orang yang ada di sekitar Anda. Untuk mengurangi stress, maka gunakanlah alternatif telepon untuk segera mengetahui jawaban apa yang ingin mereka sampaikan pada kita.

BAHAYA MEROKOK

      Apa bahaya rokok elektrik dibanding rokok tembakau?

  • Rokok tembakau mengeluarkan asap hasil pembakaran tembakau; rokok elektrik menghasilkan uap dari cairan perasa buah, dan nikotin yang dipanaskan.
  • Rokok tembakau dapat menyebabkan penyakit jantung, paru-paru, impotensi, gangguan kehamilan dan janin; vape menyebabkan gangguan tenggorokan hidung dan pernapasan.
  • Rokok tembakau mengandung nikotin, tar, arsenic, karbon monoksida, ammonia dan berbagai bahan kimia lainnya; rokok elektrik mengandung nikotin, gliserol sayuran, propylene glycol, pemanis buatan, dan macam-macam rasa buah.
  • Selain asap, rokok tembakau meninggalkan sampah seperti abu rokok dan batang rokok; sedangkan vape tidak meninggalkan sampah.
  • Asap rokok tembakau meninggalkan bau dan tidak larut dalam cairan; rokok elektrik meninggalkan uap yang larut dalam cairan dan bau dari perasa buah.
  • Satu bungkus rokok tembakau dijual dengan harga ±Rp16.000,00; vape dijual dengan harga ±Rp150.000,00 hingga Rp500.000,00.
  • Rokok tembakau memiliki peraturan khusus dalam Peraturan Pemerintah no. 109; belum ada peraturan khusus mengenai peredaran vape di Indonesia.

    Mana yang lebih aman?

    Menurut dr. Nauki Kunugita, seorang peneliti dari National Institute of Public Health di Jepang, dalam salah satu rokok elektrik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen (kelompok zat yang secara langsung dapat merusak DNA, mempromosikan atau membantu kanker) dibandingkan satu batang rokok biasa.
    Tjandra Yoga Aditama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan menjelaskan dalam siaran persnya bahwa larutan nikotin yang terdapat pada rokok elektrik memiliki komposisi yang berbeda-beda dan secara umum ada 4 jenis campuran. Namun semua jenis campuran mengandung nikotin, propilen glikol.
    CNN Indonesia juga mengatakan bahwa bahaya vape termasuk menyebabkan terjadinya keracunan akut nikotin dan adanya kasus kematian anak. Tak hanya rokoknya yang berbahaya, uap yang terhirup dapat menimbulkan serangan asma, sesak napas, dan batuk. Rokok ini juga berbahaya untuk penderita pneumonia, gagal jantung, disorientasi, kejang, hipotensi, sampai luka bakar akibat meledaknya rokok elektrik dalam mulut.
    Jadi, hingga saat ini tidak ada fakta yang membuktikan bahwa rokok elektrik lebih aman dibandingkan dengan rokok tembakau. Seperti yang dilansir dari cnnindonesia.com, berbagai studi telah melakukan penelitian terhadap rokok elektrik dan hasil dari penelitian tersebut adalah:
    1. Rokok elektrik ini diklaim mengandung zat berbahaya seperti Tobacco Specific Nitrosamines (TSNA), Diethylene Glycol (DEG) dan karbon monoksida.
    2. Penggunaan rokok elektrik dalam jangka panjang bisa meningkatkan kadar plasma nikotin secara signifikan setelah lima menit penggunaannya.
    3. Tak hanya itu, rokok ini juga meningkatkan kadar plasma karbon monoksida dan frekuensi nadi secara signifikan yang dapat mengganggu kesehatan.
    4. Memiliki efek akut pada paru seperti pada rokok tembakau, yaitu kadar nitrit oksida udara ekshalasi menurun secara signifikan dan tahanan jalan napas meningkat signifikan.
    Bahkan, bahaya vape juga termasuk dapat mendorong budaya merokok pada anak-anak, seperti yang diterangkan oleh Jessica, pemimpin studi dari University of Southern California, Amerika Serikat. Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah memberi peringatan kepada seluruh negara di dunia untuk melarang anak-anak, ibu hamil, dan wanita usia produktif untuk mengisap rokok elektrik.